….”hati ini terasa tersentuh ketika membaca sebuah hadis. Sudah sejauh mana pencapaian kita. POLA fikir kita, à ?? Ini adalah setandar hidup seorang muslim :
“Tiga kunci kebahagiaan seorang laki-laki : (1) istri yang solehah yang jika di pandang membuat semakin saying, jika pergi membuat mu merasa aman karena bias menjaga kehormatan dirinya dan hartamu. (2) Kendaraan yang bias mengantar kemana pun kamu pergi. Dan (3) rumah yang lapang , damai dan penuh kasih saying…” (H.R Abu Dawud).
Berikut penjelasan menurut diri sendiri :
- Istri yang solehah.
mencipta rumahnya seindah surga,
Menjaga akhlaknya sebening mata
Qona’ah selendangnya dalam rumah tangganya.
Sejuk di kalbunya , tunduk pandangannya.
indah nuraninya…baik tutur katanya.
Bersama karunia dari-Mu ILLAHI.”
“Wanita yang kotor adalah untuk lelaki yang kotor, dan laki-laki yang kotor hanya untuk wanita yang kotor. Wanita yang baik hanya untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik hanyalah untuk wanita yang baik….” (An Nur 26).
- Kendaraan yang bias mengantar ke manapun.
“inilah dia kuda beroda dua
Kuda tunggangan tercanggih milik kita
Berlari dengan kecepatan sahaja
Memburu waktu alternative yang ada.
Sebuah kendaraan motor roda dua.
Buatan pabrik dua windu dulu kala.”
(suara persaudaraan : Zuhud III)
Owww….mungkin ini agak dikit bau materialistis, tapi bukan maksud kesana man!!. …diriku juga hanya punya sebuah SEPEDA BEKAS..hehhe…tapi ni untuk MOTIVASI.
- Rumah yang lapang dan damai.
Konon ceritanya,…hehehhe….salah satu kader yang ungul, bila melihat sebuah rumah bagus dan keren bukan berfikir “Bagaimana saya bias memilikinya??”, yang dia fikirkan lalu terceletuk adalah “Waah…cocok nih buat daurah!!”<ni kata guru…>hehhe…
Rumah seperti apakah???, Rumah yang menjadikan kita tentaram tapi tidak terlena. Menjadikan kita semangat untuk berkarya, senang jika ada di dalamnya. Meredakan lelah namun menyalakan energy baru.. “THIS IS a REAL HOME..”.
Nah tu 3 adalah setandar hidup seorang muslim…TRUS PERTANYaANNya Sekarang adalah bagai mana jika standar hidup kita lebih tinggi dari itu ???????. gimana solusinya…
“…berkerjalah kalian , maka Allah akan melihat perkerjaan kalian, demikian pun RosulNya dan orang-orang beriman…” (At Taubah 105).
Jadi teringat apa yang dikatakan ustan Anis Matta, Lc. “Menjadi mukmin itu mahal. SANGAT mahal”.
…AYO BERKERJA AYO BERKARYA……. ![]()


hai,
senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, posting yang oke
lam kenal yaa